HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN UANG SAKU DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA BARUPERGURUAN TINGGI NEGERI DI BANYUWANGI

Relationship Of Gender And Package With The Depression Level Of New Students Of The Airlangga University PSDKU In Banyuwangi

  • Bagas Aidi Bagas Aidi
  • Ajeng Febriyanti R
  • Meirna Mega R
  • Ayik Mirayanti Mandagi
Keywords: New Students, Depression, Gender, Allowance

Abstract

ABSTRACT
Depression is a disease characterized by prolonged sadness and loss of interest in activities that we normally do happily. A freshman is someone who is moving towards personal maturity and is still in transition, freshmen are very susceptible to increased depression. The purpose of this study was to analyze the relation between gender and pocket money with depression levels. This research was an analytical study used a cross sectional study. The data was collected online by distributing the questionnaire link to 110 students. The results of this study was indicate that the largest number of students were women, the maximum amount of pocket money among students was Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000. minimum> Rp. 1,000,000.00. Based on the results of statistical tests used the Chi-square test data obtained Ï = 0.068. The value of Ï obtained was more than 0.05, meaning that there was no relationship between pocket money and the level of depression. Between sex and the level of depression, the data obtained Ï = 0.091, the value of Ï obtained was greater than 0.05, meaning that there was no significant relationship between gender and depression levels in new students. The conclusion ofthis study is that there was no significant relationship between gender and the level of depression in freshmen. There was no significant relationship between the allowance factor and the level of depression in new students.
Keywords: New Students, Depression, Gender, Allowance.

ABSTRAK
Depresi adalah penyakit yang ditandai dengan kesedihan yang berkepanjangan dan hilangnya minat pada aktivitas yang biasanya kita lakukan dengan bahagia. Mahasiswa baru adalah seseorang yang bergerak menuju kedewasaan pribadi dan masih dalam masa transisi, mahasiswa baru sangat rentan terhadap peningkatan depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dan uang saku dengan tingkat depresi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara online dengan menyebarkan link kuisioner kepada 110 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa terbanyak adalah perempuan, jumlah uang saku maksimum diantara mahasiswa adalah Rp. 500.000 - Rp. 1.000.000. minimal> Rp. 1.000.000,00. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square diperoleh data Ï = 0,068. Nilai Ï yang diperoleh lebih dari 0,05 artinya tidak ada hubungan antara uang saku dengan tingkat depresi. Antara jenis kelamin dengan tingkat depresi diperoleh data Ï =0,091, nilai Ï yang diperoleh lebih besar dari 0,05 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan tingkat depresi pada mahasiswa baru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan tingkat depresi pada mahasiswa baru. Tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor uang saku dengan tingkat depresi pada mahasiswa baru.
Kata Kunci: Mahasiswa Baru, Depresi, Jenis kelamin, Uang Saku.

References

Alvi, Tabassum, dkk. 2010. Depression, Anxiety and Their Associated Factors Among Medical Students,

Volume 20 Nomor 2, (Online) diakses pada 24 Juni 2020 di www.pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Apriyani, Tri. 2019, Indonesia Darurat Depresi Namun Minim Praktisi, (Online), diakses pada 15 Mei 2020 diwww.Suara.com

Depdiknas. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta. Penerbit: Gramedia Pustaka Utama.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2012. Kabupaten/Kota dengan Biaya Hidup Paling Murah di Indonesia. Datanoks.katadata.co.id. Tersedia pada: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/09/21/kabupatenkotadengan-biaya-hidup-paling-murahdi-indonesia. Diakses pada tanggal 20 September 2020.

Hadianto, Henry. 2014. Prevalensi dan Faktor-faktor Risiko yang Berhubungan dengan Tingkat Gejala Depresi pada Mahasiwa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, (Online), diakses pada 15 Mei 2020 di www.Untan.ac.id

Hardjoesosanto,dkk. (2017). Hubungan Antara Tingkat Depresi Dengan Tingkat Sugestibilitas Pada Mahasiswa Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahun Pertama. (Online) diakses pada 24 Juni 2020 di http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/medico

K, Madvhi et al. A screening for presence of psychological distress among medical students of a medical college in Rural north west India. International Journal of Clinical Psychiatry 2013, 1(1): 20-23 DOI: 10.5923/j.ijcp.20130101.03

Karin, Putu. 2017. Gambaran Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Tingkat Pertama Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedoktera Unversitas Udayana. (Online), diakses pada 17 Juni 2020 di www.simdos.unud.ac.id

Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2018. Pengertian Kesehatan Mantal (Online), diakses 17 Juni 2020 di www.promkes.kemkes.go.id

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2018. Hasil Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta. Tersedia pada

https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf. Diakses pada tanggal 20 September 2020.

Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2018. Pengertian Depresi, (Online), diakses 17 Juni 2020 di www.promkes.kemkes.go.id

Karthikason G, Setyawati L. 2017. Prevalensi Depresi pada Mahasiswa Semester 7 di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Tahun 2014. Intisari Sains Medis

Khairunnisa, Adhisa. 2019. Upaya Penekanan Tingkat Depresi pada Mahasiswa FK UNS Ditinjau Dari Sudut Pandang Domisili, (Online diakses pada 24 Juni 2020 di www.osf.io

Legiran, dkk. 2015. Faktor Resiko Stress dan Perbedaannya pada Mahasiswa Berbagai angkatan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Vol 2. No 2.

Mahajan AS. 2010. Stress in Medical Education: a global issue or Much Ado About Nothing specific?. South-East Asian Journal of Medical Education 4: 9- 13.

Maulida, A. (2012) Gambaran Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Program Sarjana Yang Melakukan Konseling Di Badan Konseling Universitas Indonesia, Skripsi. (Online), diakses pada 19 Juni 2020 di www.lib.ui.ac.id

Murtiani dan ilyas Eka. 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Depresi Terhadap Pasien Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Gowa, Volume 5, (Online), diakses pada 15 Mei 2020 di www.jurnal.ugm.ac.id

Puskesmas Gitik Banyuwangi. 2020. Terapi Gangguan Jiwa Model “Ndeso†Ala Puskesmas Banyuwangi. Berita antarnews.com. Tersedia ws.com/berita/1094922/terapiganggupada https://www.antaranean-jiwamodel-ndeso-ala-puskesmasbanyuwangi. Diakses pada tanggal 20 September 2020.

Susilowati, T.G ., & Hasanat, U.N. 2011. Pengaruh Terapi Menulis Pengalaman Emosional Terhadap Penurunan Depresi Pada Mahasiswa Tahun Pertama, Volume 38 Nomor 1. (Online) diakses pada 21 Juni 2020 di www.jurnal.ugm.ac.id

Published
2020-10-05
How to Cite
Aidi, B., Febriyanti R, A., Mega R, M., & Mandagi, A. M. (2020). HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN UANG SAKU DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA BARUPERGURUAN TINGGI NEGERI DI BANYUWANGI: Relationship Of Gender And Package With The Depression Level Of New Students Of The Airlangga University PSDKU In Banyuwangi. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 3(1), 11-18. https://doi.org/10.51602/cmhp.v3i1.45
Section
Articles